Sandhy Sondoro yang lahir di Jakarta, 12 Desember 1973 adalah seorang penyanyi, pencipta lagu dan pemain gitar asal Indonesia yang memulai karier musiknya di Jerman. Sandhy Sondoro lahir dari keluarga yang mencintai musik. Di rumahnya selalu terdengar musik Pop Amerika, Folk, Jazz dan Blues dari permainan gitar ibu atau ayahnya sehari-hari.Di Indonesia, Sandhy Sondoro mulai bermain musik di sebuah band ketika SMA. Sandhy membawakan lagu-lagu rock dari band Van Halen, Mr. Big atau The Black Crowes dalam band tersebut. Pada usia 18 tahun ia pergi mengunjungi pamannya di California dan tinggal di sana untuk beberapa waktu. Setahun kemudian ia pergi ke Jerman untuk belajar arsitektur.
Sandy memulai karier musiknya sebagai musisi jalanan di kota Berlin, mengamen di Metro, dan bermain musik dari pub ke pub. Di jalanan Berlin ini pula ia mulai dikenal dan berkenalan dengan sejumlah musisi dan produser. Setelah mengeluarkan album bertitel Why don't We pada 25 April 2008, pada akhirnya karya musiknya mendapat apresiasi positif di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya.
Profil dann Biodata :
Name : Sandy Sandoro
Lahir : Jakarta, 12 Desember 1973
Tempat Tinggal : Jakarta – Berlin
Genre Soul, Blues, MusikAkustik
Pekerjaan Penyanyi, Penulis lagu, Musisi
Instrumen Vokal, Gitar
Tahun aktif 2008–sekarang
Label Sondoro Music, Sony Music
Album :
Why Don't We (2008)
Jazz In The City with Sandhy Sondoro (kompilasi) (2009)
Sandhy Sondoro (2011)
Find the Way (2012)
Siapa Sangka seorang Shandy Sandoro yang popularitasnya masih minim di blantika musik Indonesia ternyata seorang pemuda yang sukses mementaskan dirinya sebagai juara gelombang baru penyanyi muda profesional di ajang International Contest of Young Pop Singers NEW WAVE 2009 di Jurmala, Latvia. Shandy berhasil menjadi juara setelah membawakan lagu gubahan penyanyi idolanya Marvin Gaye When A Man Lovers A Woman dan dua lagu ciptaanya End of The Rainbow dan lagu berbahasa Indonesia, Malam Biru.
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !